Elka Estilo

Setiap daerah di NTT memiliki keunikan tenun masing-masing. Kerumitan motif dan pewarnaan membuatnya jadi sangat berharga.

Marcelinus Kopong Tulit melihat peluang dari berbagai perca kain tenun yang menjadi limbah usaha jahit sang istri. Perca kain dapat diolah menjadi aneka produk yang memiliki nilai tambah.



Sepatu Tenun

Aneka sepatu berbahan tenun Sabu dikerjakan oleh tangan terampil. Penggunaan sisa bahan dan perca kain bermaksud agar tidak ada kain terbuang sia-sia.

Rp. 200.000,


Tempat Tissue

Tempat Tisu Motif Tenun ini memadukan kain kanvas  dengan Percahan Motif tenun Alor. Tersedia berbagai pilihan dan warna sesuai ketersediaan.

Ukuran : 10 cm x 15 cm

Rp. 150.000,-


Tas Pesta Motif Tenun

Bahan Kulit yang dipadukan dengan  Kain Tenun Motif Sabu, menghasilkan tas tangan yang menarik dipakai. Ketersediaan motif dan warna beragam.

Ukuran : 15 cm x 15 cm

Harga : Rp. 200.000,-


Aksesoris Tenun

Bahan kulit maupun kulit imitasi dapat dipadukan dengan berbagai perca tenun, menjadi aksesoris senada yang etnik dan unik. 

Dalam foto adalah Kain Tenun Rote. Tersedia variasi lainnya tergantung ketersediaan.

Ukuran 

  • Kalung : Diameter 40 Cm
  • Gelang : Diameter 30 Cm

Harga : Rp. 85.000,-


Tempat Tanda Pengenal

Para karyawan sektor formal membutuhkan tempat tanda pengenal di tempat kerja. Kombinasi kulit dan kain tenun, menciptakan keunikan tersendiri.

Selain Motif Sumba yang tertera dalam gambar, berbagai motif dan warna tenun khas NTT bisa dipilih sesuai ketersediaan.

Ukuran : 3 cm x 5 cm

Harga  : Rp. 50.000,-


Bando Motif 

Gaya etnik begitu digemari pada masa kini. Bando dengan kombinasi bahan kanvas dan perca tenun bisa menjadi pilihan. Karena menggunakan bahan perca, tidak pernah ada yang sama dari produk-produk Elka Estilo .

Ukuran : Diameter 60 Cm

Harga : Rp. 25.000,