Belantih Coffee Farm

Belantih Coffee Farm terletak di Kintamani Bali, pada ketinggian 1200 mdpl. Kintamani sejak dulu dikenal sebagai sentra penanaman kopi. Namun sempat meredup dan kehilangan luasnya lahan kopi, karena berganti dengan tanaman jeruk.
Ditekuni secara serius sejak 2014 oleh I Wayan Tunas Wijaya beserta tim dan keluarga. Belantih Coffee Farm fokus mengelola kopi khas Kintamani dengan sistem ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Black Golden Blend

Perpaduan tiga varietas dan teknik pengolahan dalam Black Golden Blend menghasilkan kekentalan yang dominan. Rasa manis lebih muncul dibanding asam. Perpaduan yang menarik terutama bagi pecinta kopi pemula.

Caramello Red Viniferra

Rasa kopi yang konsisten dihasilkan dari kecermatan pengaturan kelembaban dan suhu. Untuk itulah Belantih Coffee Farm memilih pengeringan metode rumah kaca “African Drying Beds”

Caramello Red Viniferra terdiri varietas campuran diolah dengan proses honey yaitu pengeringan setelah lapisan pertama buah kopi dikupas.

Kopi ini memiliki rasa asam medium dengan nuansa tebu, coklat, caramel, dan anggur merah.

Cymbo Sugar Honey

Setiap produk kopi di Belantih Coffee Farm menerapkan cacat biji hanya kurang dari 3 %. Hasilnya, kopi yang berkualitas dan rasa konsisten.

Cymbo Sugar Honey memiliki rasa asam medium dan kombinasi jeruk, aren, sereh, serta coklat. Tingkat kekentalan medium-high dan tanpa rasa ikutan setelah menikmatinya.

Kayana Blend

Para peracik kopi di Belantih Coffee Farm menghasilkan karya racikan salah satunya Kayana Blend yang memadukan kopi dengan beberapa cara pengolahan. 50% diantaranya olah kering atau natural process, dan masing-masing 25% lainnya olah basah (fullwash) dan honey.

Hasilnya kopi dengan rasa manis medium-high dan asam medium. Dengan tingkat kekentalan sedang.

Passiflora Lemonade

Passiflora Lemonade merupakan kopi varietas Kopyol diolah secara basah atau doublewash (Kenyan style). Biji kopi dikeringkan setelah dikupas.

Kopi ini memiliki rasa asam medium. Mengandung aroma flora dengan paduan rasa seperti teh nenas, kiwi, markisa, serta lemon.

Tingkat kekentalan kopi ini medium tanpa rasa ikutan (aftertaste) setelah menikmatinya.